ULASAN : – Saya hanya menontonnya karena Raykal Iskandar. Satu-satunya alasan saya membenci film MIG karena memiliki film yang sangat gagal, termasuk David Teo sendiri. Namun, saya masih menyukai film itu, tetapi film itu sangat gagal. Adegan A Famosa sangat indah, dan adegan Melaka juga indah. Aktingnya seperti tahun 90-an, sinematografinya oke. Sutradara itu buruk, sama seperti produser itu sendiri buruk. Itu saja.
Tinggalkan Balasan